Chrisye tak Kuasa Teteskan Air Mata Saat Rekaman Lagu Ini

“Ketika Tangan dan Kaki Berkata” ditulis dengan inspirasi dari Surah Yasin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Yanti Noor, istri mendiang Chrisye, mengatakan lagu berjudul “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” yang syairnya ditulis penyair Taufik Ismail merupakan tembang paling berkesan dari suaminya. “Lagu itu melodinya memang dia mendapatkanya juga ada sesuatu yang lain. Dia lagi ingin menciptakan lagu mengenai kebesaran Tuhan. Makanya dia mencari Pak Taufik Ismail untuk menulis liriknya,” ucap Yanti Noor saat berbincang di kawasan Kemang, Jakarta, Senin (26/11).

Bahkan menurutnya, Taufik Ismail juga tidak gampang menulis lirik lagu tersebut dan hampir menyerah. Hingga akhirnya Taufik Ismail mendapat inspirasi lirik dari Surah Yasin yang sering dibacanya.

“Lagunya memang liriknya diambil dari Surah Yasin. Itu berpengaruh sangat hebat, Chrisye juga sangat berasa, ya isinya firman Tuhan,” ujarnya.

Menurut Yanti, suaminya sampai tak kuasa menahan air mata ketika proses rekaman lagu tersebut berlangsung. Chrisye merasa seperti dikalahkan dengan lagunya sendiri.

“Alhamdulillah dia bisa isi lagu itu satu kali rekaman, tanpa ulang, tanpa break, nggak mau lagi dia ulang. Dia merasa nggak sanggup. Dia selalu bilang itu adalah lagu yang terdahsyat, saya kalah dengan lagu saya sendiri,” kata Yanti.

“Lagu ini dia nggak mau take ulang, jadi yang kita dengar di rekaman itu suara original, kan biasanya kalau rekaman suka diedit,” katanya.

Lagu “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” juga menjadi karya Chrisye yang jarang dibawakan di atas panggung dibandingkan dengan lagu lainnya. “Jarang dibawakan karena lagu itu memang nggak terlalu cocok untuk panggung,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *